Bertemu Presiden, Pimpinan MPR Bahas Wacana Amandemen UUD NRI 1945 – Info Surabaya Info Surabaya


Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, siang hari ini, Rabu (9/8/2023), melakukan pertemuan khusus dengan Joko Widodo presiden, di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Bambang Soesatyo Ketua MPR RI bilang kehadirannya bersama para Wakil Ketua MPR RI membahas agenda sidang tahunan MPR RI tanggal 16 Agustus 2023.

“Intinya, kami menyampaikan persiapan Sidang Tahunan MPR RI tahun 2023 tanggal 16 Agustus mendatang plus sidang gabungan DPR dan DPD RI,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain itu, Pimpinan MPR juga menyinggung wacana amendemen Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945, dan mengenai Pemilu mendatang.

Terkait Amandemen, politikus yang akrab disapa Bamsoet menyebut salah satu poin krusial yaitu Pasal 33 ayat (3) yang berbunyi Bumi, Air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Menurutnya, pasal itu perlu disempurnakan seiring perkembangan zaman, dengan memasukkan kata Udara. Karena ruang angkasa sampai sekarang belum ada dalam konstitusi.

Tapi, untuk menepis isu MPR berupaya menunda Pemilu, Bamsoet mengatakan amendemen uud nri 1945 akan dibahas sesudah pemilu 2024.

“Kami juga menyampaikan beberapa hal tentang langkah-langkah konsitusional yang harus kita antisipasi, tidak hanya untuk periode ini tapi untuk periode yang akan datang. Karena kami menyadari Undang-undang Dasar hasil amandemen keempat tersebut perlu penyempurnaan disesuaikan dengan tuntutan zaman,” paparnya.

Sementara itu, mengenai Pemilu 2024, MPR dan Presiden sama-sama berharap pesta demokrasi lima tahunan di Tanah Air berjalan damai serta demokratis.

“Tadi kami pun menyampaikan hal-hal yang telah kami lakukan dan akan kami kerjakan di tahun politik ini terkait dengan keinginan semua supaya Pemilu berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan luber,” tandasnya.(rid)