Gus Muhdlor Apresiasi Nakes dan Kader Kesehatan yang Mengabdi 40 Tahun Lebih – Info Surabaya Info Surabaya

[ad_1]

Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo turut mengapresiasi dan mengucapkan terimakasihnya kepada kader kesehatan yang telah mengabdi selama 40 tahun lebih di Kota Delta.

Hal itu disampaikannya waktu menyerahkan honor serta fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), kepada sebanyak 342 kader kesehatan di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk kader yang sudah mengabdi lebih dari 40 tahun saya sangat berterima kasih karena panjenengan (Anda) bisa menjadi contoh kita semua bahwa pengabdian itu tidak hanya didasarkan nominal tetapi rasa memiliki Kabupaten Sidoarjo yang cukup besar dan ikhlas mengabdi,” ucapnya seperti dilansir laman resmi Pemkab Sidoarjo, Jumat (1/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyerahan itu, turut dihadirkan sosok perempuan bernama Nur Hasanah dari desa Panjunan Kecamatan Sukodono, yang punya masa kerja lebih dari 40 tahun sebagai bukti pengabdian tidak diukur dari nilai nominal, tetapi dari keikhlasan untuk mengabdi pada negara.

“Dibutuhkan niat dan mental untuk melalui masa abdi selama 40 tahun lebih, karena didalam diri mereka telah ditanamkan untuk ikhlas mengabdi kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Adapun selain honor untuk kader kesehatan, juga ada insentif untuk 13 tenaga kesehatan (nakes) yang praktik mandiri di wilayah Kecamatan Sukodono.

Sementara Fenny Apridawati Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menjelaskan, penyerahan insentif, honor dan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai bentuk nyata perhatian Pemkab, agar kinerja dan pelayanan kesehatan lebih optimal dalam melayani masyarakat.

“Meskipun tidak banyak, semoga memberikan semangat lebih kepada para kader kesehatan di Sidoarjo dalam meningkatkan kinerjanya. Untuk tahun 2023 sudah 6.000 lebih kader diproteksi BPJS Ketenagakerjaan, di tahun depan 2024 semoga semua kader akan diproteksi BPJS Ketenagakerjaan yang manfaatnya jika meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar 42 juta rupiah,” ucapnya.

Fenny menambahkan, bentuk apresiasi ini merupakan salah satu upaya Pemkab untuk bersama-sama menjalankan program penurunan angka stunting 16 persen, serta angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Sidoarjo.

“Mari bersama-sama kita bekerja untuk menurunkan stunting, AKI, dan AKB serta percepatan Open Defecation Free (ODF), karena hal ini bisa terwujud dengan bantuan panjengan (anda) semua,” tambahnya. (bil/ipg)



[ad_2]