Hilal di Surabaya Tidak Terlihat, 1 Syawal Tunggu Sidang Isbat | Info Surabaya


Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Jawa Timur, melaporkan tidak melihat hilal karena tertutup mendung hari ini, Kamis (20/4/2023).

Pantauan Admin InfoSurabaya,
kegiatan pemantauan hilal di lantai 55 Gedung One Icon Residence sejak pukul 17.27 WIB tidak berhasil melihat hilal.

“Saksi pertama tidak bisa melihat, saksi kedua juga tidak bisa melihat karena cuaca. Kesaksian saya terima,” kata Hakim Ketua saat sidang rukyatul hilal penentuan 1 Syawal, Kamis (20/4/2023) petang.

Pardi Kepala Kantor Kemenag Surabaya menjelaskan, hilal tidak nampak karena terhalang cuaca mendung dan elongasi cukup pendek.

“Hanya 2,28 derajat, tidak memungkinkan untuk dilihat,” kata Pardi.

Pardi Kepala Kantor Kemenag Surabaya, Kamis (20/4/2023). Foto: Meilita Admin InfoSurabaya

Laporan itu langsung dikirim ke Kementerian Agama RI. Sementara, dari total 37 lokasi pemantauan hilal di Jawa Timur, belum ada yang melaporkan berhasil melihat hilal.

“Kita tunggu pantauan beberapa tempat, 37 tempat di Jatim ada yang lihat atau tidak. Atau digabungkan seluruh Indonesia dan sidang isbat dilaksanakan jam 19.00 WIB,” katanya lagi.

Sidang rukyatul hilal oleh Kemenag Surabaya, Kamis (20/4/2023). Foto: Meilita Admin InfoSurabaya

Kemungkinan besar, lanjutnya, Idulfitri 1444 Hijriah jatuh pada Sabtu (22/4/2023). Namun, Pardi minta semua menghargai perbedaan ketetapan 1 Syawal.

Muhammadiyah Surabaya menetapkan 1 Syawal besok, Jumat (21/4/2023). Akan ada 101 tempat gelaran salat Id di Surabaya.

“Kita tentu menghargai perbedaan ada yang menetapkan besok karena hasil hisab, itu kita hormati. Besok Surabaya ada 101 tempat yang melaksanakan salat Id semuanya sudah siap koordinasi dengan Kemenag dan berjalan dengan baik. Semoga tidak ada persoalan apa pun,” tandasnya.(lta/iss/rid)