Polisi Surabaya Berjaga di Setiap Gudang Logistik Kecamatan Jelang Pemilu 2024- Suara Surabaya | Info Surabaya



Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengerahkan seluruh anggota untuk mengontrol, menjaga dan mengamankan gudang logistik yang berada di setiap kecamatan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Hal tersebut dilakukan di semua gudang yang tersebar di 31 lokasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Surabaya untuk dilakukan pengecekan dan dilaksanakan risk assesment soal gudang logistik.

Ajun Komisaris Besar Haryoko, Kasi Humas Polrestabes Surabaya dalam keterangannya yang dikutip dari Antara, Minggu (11/2/2024), mengatakan kegiatan pengecekan tersebut untuk memastikan keamanan dari segala resiko di lokasi tempat penyimpanan logistik di PPK.

Selain itu, dilakukan pengecekan untuk petugas keamanan di PPK mengenai kesiapan menghadapi pemungutan suara 14 Februari 2024.

“Polrestabes Surabaya memastikan untuk pemungutan suara semua sudah siap, baik dari logistik maupun gudang logistik di masing-masing PPK berjalan aman dan lancar sehingga terjaminnya penyelenggaraan pemilu sesuai tahapan yang telah diamanatkan undang-undang,” ucapnya.

Haryoko menjelaskan kepala polrestabes beserta para pejabat utama melakukan pengecekan di PPK Karangpilang, Wiyung dan Wonokromo.

“Untuk Wakapolrestabes melakukan pengecekan di PPK Sawahan, Gayungan dan Jambangan,” katanya.

Begitu juga PPK lainnya, dicek oleh pejabat utama lainnya sebagai koordinator masing-masing PPK di kecamatan.

Sementara itu, Komisaris Polisi A. Risky Fardian Kepala Kepolisian Sektor Karangpilang memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli dan pengamanan di gudang logistik PPK.

“Kepolisian akan terus berupaya memberikan pengamanan serta pengawasan, khususnya di gudang logistik PPK, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Kapolsek mengarahkan jajarannya untuk melaksanakan patroli dan pengamanan logistik pemilu yang telah disimpan di gudang PPK Karangpilang.

“Diharapkan, dengan pengamanan yang dilakukan, mampu untuk memonitoring setiap hal-hal yang dianggap mencurigakan dan mengganggu kamtibmas,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya bersama kepolisian, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Polrestabes Surabaya menggelar deklarasi “Pemilu Damai 2024” sebagai langkah menjamin situasi kondusif menjelang berlangsungnya agenda pesta demokrasi.

Deklarasi tersebut digelar untuk menunjang pelaksanaan Operasi Mantap Brata Semeru 2023-2024 di Kota Surabaya. (ant/man/iss)