Unusa Kenalkan Pijat Laktasi pada Mahasiswa Thailand di Kampung ASI Binaan Wonokromo | Info Surabaya


Sebanyak 13 mahasiswa Naresuan University Thailand belajar pijat laktasi di Kampung ASI Wonokromo binaan Fakultas Keperawatan dan Kebidanaan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), pada Selasa (6/6/2023).

Hinda Novianti Dosen Prodi Kebidanan Unusa yang juga penanggungjawab kegiatan international community service mengatakan, program belajar pijat laktasi itu disiapkan untuk memfasilitasi dan meningkatkan pemberian ASI eksklusif.

“Capaian pemberian ASI eksklusif itu masih relatif rendah sehingga untuk meningkatkan itu, maka dibentuklah sebuah kampung yang harapannya bisa men-support pemberian ASI di wilayah tersebut,” ucapnya.

Dalam program itu, kata dia, dilakukan praktik untuk melancarkan produksi ASI, yakni melakukan pijat yang khusus untuk memberikan stimulus hormon oksitosin pengeluaran ASI.

“Kemudian kita fasilitasi kader dengan berbagai alat untuk menyimpan ASI, seperti botol kaca. Kita juga mengajari cara memompa ASI, cara menyimpannya, sampai cara merawat peralatannya,” paparnya.

Sementara itu, Kanira Faohaphon, mahasiswa Naresuan University Thailand mengaku senang dapat ilmu pijat laktasi tersebut.

Karena sebelumnya, kata Kanira, saat belajar di Thailand dirinya bersama mahasiswa lain di prodi yang sama, hanya fokus pada keperawatan lansia.

“Banyak ilmu yang kami dapatkan dalam kegiatan di FKK Unusa ini. Khususnya terkait pijat laktasi dan breast care, karena ini salah satu teknik yang bisa dilakukan ibu yang baru melahirkan agar dapat melancarkan proses menyusui,” ungkapnya.(ris/iss/faz)