Usai Terima Sertifikat Bebas BABS, Surabaya Targetkan Raih Predikat Kota Sehat 2023 | Info Surabaya


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan memperoleh predikat Kota Sehat 2023.

Menurut Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, target itu karena sebelumnya Surabaya sukses menerima sertifikat Open Defecation Free (ODF) atau terbebas dari perilaku masyarakat Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada 16 Maret 2023 lalu.

“Karena dasarnya harus kita sentuh dulu, sekarang Surabaya sudah 100 persen ODF dan kita sekarang menuju Kota Sehat. Artinya, kita bisa membuktikan kalau Surabaya sudah bebas BABS,” katanya, Sabtu (6/5/2023).

Target itu juga berdasarkan hasil Tim Verifikasi ODF Jawa Timur, Pemkot Surabaya didorong menuju Kota Sehat 2023.

“Kita gunakan anggaran APBD untuk pengerjaan jamban, serta didukung dengan Baznas Surabaya. Sudah dicek semua dan diakui oleh Tim Verifikasi ODF Jawa Timur. Inilah transparansi program yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan melibatkan masyarakat dengan bergotong royong,” jelasnya.

Usai mengubah perilaku untuk tidak buang air besar sembarangan, sambung Eri, Surabaya siap jadi kota sehat.

“InsyaAllah Surabaya siap menjadi Kota Sehat 2023. Sebab, kita sudah berhasil mengubah perilaku masyarakat agar tidak BABS. Tentunya dengan menekankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” terangnya.

Namun ia memastikan target itu akan diimbangi dengan penerapan. Tak hanya soal predikat, tapi semua kampung harus mencerminkan kampung sehat.

“Tiap perkampungan harus mengubah air pembuangan untuk siram-siram, pemanfaatan lingkungan. Itu nanti akan ada penilaian. Tujuannya, bukan predikat tapi kotanya sehat kampungnya sehat gak ada yang stunting dan sebagainya. Itu dilihat setahun kedepan setelah bebas BABS,” pungkasnya.(lta/abd/ipg)